Saya yakin setiap orang, pernah mengikuti seminar ataupun ceramah. Keduanya adalah sama bermanfaat, tapi kenapa saat ini orang lebih cenderung untuk mengikuti seminar daripada mengikuti ceramah. Padahal kalo dilihat dari segi manfaat, keduanya sama-sama memiliki manfaat. Lalu apa perbedaan antara keduanya ??? Kalo seandainya saya sendiri diminta untuk memilih, mau datang ke seminar atau ceramah? jujur klo ustadnya gak saya kenal-kenal amat, ngapain datang ke acara pengajian. Tapi kalo untuk seminar, saya akan lebih samangat, apalagi GRATIS, he.. he.... Dalam tanda kutip, bukan seminar MLM ya.... ;p
Karena saya sendiri sebagai orang islam, kurang setuju dengan metode penyampaian dakwah yang selama ini diterapkan, mereka para ustad lebih cenderung memaksakan apa yang ada di pikiran mereka untuk bisa diikuti oleh pendengarnya. Walaupun benar dalam alquran ada perintah untuk berdakwah, tapi toh dalam pengamasan gak mesti harus tampak seperti ORANG YANG PALING BENER dalam melakukan dakwah itu sendiri. Maap, yang seperti itu justru terkesannya seperti SALES yang sedang menjajakan produknya, membenarkan sendiri bahwa produknya adalah yang terbaik untuk konsumen, memaksakan konsumen juga untuk membenarkan apa yang dikatakannya, ditambah memaksa konsumen itu sendiri untuk membeli produknya. Huh... pergi jauh-jauh deh kalo sales mah.... Tapi kebalikan dengan seminar-seminar yang selama ini saya pernah ikuti, para mentornya justru lebih condong memberikan gambaran terhadap permsalahan yang dihadapi, adapun action-nya harus seperti apa, itu semua diserahkan kembali kepada audience-nya tanpa ada kesan PEMAKSAAN TINDAKAN YANG HARUS DILAKUKAN.
Justru dengan memberikan gambaran terlebih dahulu, para audience merasa lebih nyaman, karena otak mereka sudah menangkap arah tujuan pembahasan. Dan dalam pikiran ataupun imajinasi mereka, sedikit banyaknya sudah mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan, sehingga timbul KEINGINAN dalam diri mereka untuk melakukan tindakan itu sendiri. Apalagi ketika para mentor itu memberikan tips trik jitu dan motivasi, maka para audience pun jadi lebih bersemangat dalam melakukan action. Jadi simpulannya : 1. MEMBERIKAN GAMBARAN terlebih dahulu adalah hal penting untuk bisa melakukan transfer pola pikir. 2. Biarkan audience itu sendiri yang menentukan BENAR atau SALAH yang kita sampaikan. 3. Menentukan paksa tindakan adalah KESALAHAN FATAL, biarkan mereka yang menentukan sendiri. 4.
Timbulkan KEINGINAN, bukan melakukan PEMAKSAAN. 5. Berikan TIPS TRIK ampuh untuk memudahkan action mereka. 6. Yang terakhir, berikan MOTIVASI untuk membangkitkan ACTION POWER. Nah, balik lagi, jadi jawabnya apa dong ? Mau pilih ikut seminar atau ceramah ? Silahkan jawab masing-masing..... :)
|